Babinsa dan Pemdes Gunungsirah Sosialisasikan Bahaya Pinjaman Online kepada Warga

    Babinsa dan Pemdes Gunungsirah Sosialisasikan Bahaya Pinjaman Online kepada Warga

    KUNINGAN - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pinjaman online (pinjol) terus dilakukan di tingkat desa. Babinsa Gunungsirah bersama Pemerintah Desa Gunungsirah, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menggelar sosialisasi mengenai bahaya dan dampak negatif pinjaman online kepada warga, Jumat (11/09/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan serta tidak mudah tergiur dengan kemudahan pinjaman yang ditawarkan melalui platform daring.

    Dalam sosialisasi tersebut, warga diberikan pemahaman mengenai berbagai risiko pinjaman online, khususnya apabila dilakukan tanpa mempertimbangkan kemampuan membayar dan legalitas penyedia layanan. Masyarakat juga diimbau agar berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

    Babinsa Gunungsirah, Sertu Andriyatna, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

    “Kami mengimbau kepada seluruh warga agar tidak mudah tergiur dengan kemudahan pinjaman online. Sebelum mengambil pinjaman, masyarakat harus mempertimbangkan kemampuan untuk mengembalikan dan memastikan layanan yang digunakan legal serta tidak merugikan, ” ujar Sertu Andriyatna.

    Ia menambahkan, masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan kebutuhan ekonomi dengan cara yang lebih aman dan terukur. Menurutnya, persoalan pinjaman online dapat menimbulkan berbagai masalah apabila tidak digunakan secara bijak.

    Sementara itu, Kepala Dusun Wage, Saudara Didi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi kepada warga penting dilakukan agar masyarakat memahami risiko yang mungkin timbul akibat pinjaman online.

    “Kami berharap melalui sosialisasi ini warga semakin memahami bahaya pinjaman online dan tidak mudah terpengaruh oleh tawaran pinjaman yang terlihat mudah dan cepat. Kami juga mengajak warga untuk lebih berhati-hati menjaga data pribadi dan mengambil keputusan keuangan secara bijak, ” kata Didi.

    Pemerintah Desa Gunungsirah berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mencegah warga terjerat persoalan pinjaman online yang berpotensi mengganggu kondisi ekonomi keluarga.

    Melalui sinergi antara Babinsa dan Pemerintah Desa, edukasi kepada masyarakat diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga warga Gunungsirah semakin memahami pentingnya menggunakan layanan keuangan secara aman, legal, dan bertanggung jawab.(PERS)

    Andriyatna

    Andriyatna

    Artikel Sebelumnya

    Danramil 1502/Kadugede Sosialisasikan Bahaya...

    Artikel Berikutnya

    Koramil 1502/Kadugede Gelar Giat Rutin Jum'at...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Babinsa Koramil 1502/Kadugede Hadiri Musrenbang Desa Sindang Jawa, Bahas RKPDes 2027 dan DU RKP 2028
    Babinsa Karanganyar Komsos Bersama Pemdes, Perkuat Koordinasi dan Silaturahmi
    Babinsa Kadugede Komsos Bersama Pengurus Pasar Rakyat, Bahas Keamanan dan Kenyamanan
    Babinsa Bayuning Jalin Komsos Bersama Warga, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan
    Pangdam III/Siliwangi: Bantuan Presiden RI dan PERURI Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah kepada Masyarakat dan Veteran

    Ikuti Kami